Penjadwal Sumber Daya Terdistribusi (DRS) dan Ketersediaan Tinggi (HA)
Cockpit dilengkapi dengan penjadwalan sumber daya cerdas dan ketersediaan tinggi tingkat klaster untuk memaksimalkan kinerja, menyeimbangkan beban kerja hypervisor, serta melindungi layanan virtual dari kegagalan host.
1. Penjadwal Sumber Daya Terdistribusi (DRS)
DRS secara dinamis memantau penggunaan CPU dan memori di seluruh host hypervisor fisik dalam klaster, serta melakukan migrasi langsung (live migration) untuk mengatasi kemacetan sumber daya dan menjaga keseimbangan beban kerja.
1.1 Formula Batas Beban Berlebih (Overload Threshold)
DRS menghitung batas beban berlebih dari host fisik menggunakan rumus berikut:
$$\text{Threshold} = 90 - (\text{MigrationThreshold} \times 5)$$
Migration Threshold dikonfigurasi dalam skala 1 (Konservatif) hingga 5 (Agresif). Hasil perhitungan batas beban berlebih adalah sebagai berikut:
| Pengaturan Batas Migrasi | Batas Beban Berlebih (CPU / Memori) | Perilaku Sensitivitas |
|---|---|---|
| 1 (Konservatif) | 85% | Memindahkan beban kerja hanya ketika host mengalami saturasi ekstrem yang berkepanjangan. |
| 2 | 80% | Pengaturan konservatif standar. |
| 3 (Seimbang) | 75% | Pengaturan seimbang bawaan (default). |
| 4 | 70% | Sensitivitas lebih tinggi. |
| 5 (Agresif) | 65% | Sangat sensitif; memicu migrasi bahkan pada ketidakseimbangan beban kecil. |
1.2 Tingkat Otomatisasi DRS
Administrator dapat memilih dari tiga tingkat otomatisasi:
- Otomatis Penuh (Fully Automated): Penjadwal DRS secara otomatis mengeksekusi migrasi langsung ketika ketidakseimbangan beban melebihi ambang batas.
- Otomatis Sebagian (Partially Automated): Penjadwal DRS mengevaluasi penempatan dan memberikan rekomendasi migrasi kepada administrator di panel Tasks.
- Manual: Penjadwalan otomatis dinonaktifkan. Beban kerja harus dimigrasikan secara manual oleh administrator. Slider ambang batas dinonaktifkan dalam mode ini.
1.3 Aturan Migrasi Langsung Hanya Komputasi (Compute-Only)
Migrasi DRS bersifat hanya komputasi. Penjadwal mentransfer register CPU dan status RAM dari mesin virtual yang sedang berjalan ke host tujuan melalui jaringan.
IMPORTANT
Agar memenuhi syarat penyeimbangan beban DRS, VM target harus berada sepenuhnya di datastore bersama (shared datastore) (seperti NFS atau OCFS2 terklaster). DRS akan melewati VM yang memiliki disk penyimpanan lokal, karena migrasi penyimpanan lokal (block migration) menimbulkan overhead I/O yang terlalu besar untuk ditangani dalam siklus penyeimbangan otomatis.
2. Ketersediaan Tinggi (HA - High Availability)
Ketersediaan Tinggi Klaster melindungi beban kerja virtual dari kerusakan host fisik. Ketika HA diaktifkan, orkestrator Cockpit memantau status heartbeat host dan secara otomatis memulai ulang mesin virtual pada host yang tersisa jika terjadi kegagalan hypervisor.
2.1 Parameter Konfigurasi
- Aktifkan HA: Sakelar untuk mengaktifkan atau menonaktifkan penjadwal watchdog HA.
- Penundaan Failover (Failover Delay): Waktu tunggu dalam hitungan detik (misalnya,
15detik) sebelum Cockpit memulai proses restart VM pada host sekunder setelah host utama ditandai offline. Penundaan ini mencegah konflik VM (split-brain) selama partisi jaringan sementara.
2.2 Penjadwalan Anti-Affinity Control Plane
Untuk beban kerja dengan ketersediaan tinggi, seperti control plane klaster Kubernetes 3-node, DRS menerapkan aturan anti-affinity yang ketat:
- Selama pembuatan awal VM, penjadwal memverifikasi ketersediaan host.
- DRS menjadwalkan 3 VM HA Master Control Plane pada tiga host hypervisor fisik yang terpisah.
- Jika sebuah host gagal, mesin HA memulai ulang VM Master yang terpengaruh pada host yang tersisa yang belum menjalankan VM Master, menjaga ketersediaan kuorum dan menghindari pemadaman akibat titik kegagalan tunggal (single point of failure).