Jaringan Virtual
Cockpit memberi konektivitas jaringan kepada mesin virtual Anda melalui dua cara:
- Jaringan host berada pada satu host fisik dan menghubungkan VM yang berjalan di sana.
- Jaringan terdistribusi menjangkau setiap host dalam klaster, sehingga sebuah VM tetap memakai jaringan yang sama di host mana pun ia berjalan.
Pilih jaringan host untuk beban kerja yang tetap di satu host, dan jaringan terdistribusi ketika VM perlu berpindah antar-host (migrasi langsung, High Availability, atau klaster Kubernetes yang tersebar di beberapa host).
Jaringan host
Jaringan host adalah switch virtual pada satu hypervisor. VM yang terhubung dapat menjangkau satu sama lain, host itu sendiri, dan — tergantung modenya — dunia luar.
Mode jaringan
| Mode | Fungsinya | Penggunaan umum |
|---|---|---|
| NAT | VM berbagi IP host untuk lalu lintas keluar; koneksi masuk diblokir secara bawaan. | Akses internet umum untuk VM tanpa memaparkannya langsung. |
| Routed | Lalu lintas VM diletakkan langsung di jaringan fisik, tanpa terjemahan alamat. | Saat VM perlu alamatnya sendiri di LAN Anda (butuh perutean di sisi hulu). |
| Host-Only (Terisolasi) | VM hanya berbicara satu sama lain dan dengan host — tanpa akses eksternal. | Jaringan uji privat dan mandiri. |
Pengaturan
- Nama — Label untuk jaringan.
- Alamat IP & Netmask — Alamat gateway dan subnet untuk jaringan (misalnya
192.168.222.1/255.255.255.0). - Rentang DHCP — Kumpulan alamat yang dibagikan otomatis ke VM (misalnya
192.168.222.10–192.168.222.50). - Autostart — Apakah jaringan menyala otomatis saat host boot.
Mengelola jaringan
- Start / Stop — Menyalakan atau mematikan switch virtual. Menghentikannya memutus setiap VM yang terhubung padanya.
- Edit — Mengubah pengaturan seperti autostart.
- Delete — Menghapus jaringan (harus dihentikan lebih dulu).
Pemantauan
- DHCP Leases — Melihat VM mana yang saat ini memegang alamat IP mana, termasuk namanya dan masa berlaku sewa.
- Active Ports — Melihat koneksi langsung antara jaringan dan VM yang berjalan.
Jaringan terdistribusi
Jaringan terdistribusi didefinisikan sekali di tingkat klaster dan otomatis diterapkan ke setiap host. Karena konfigurasinya identik di mana-mana, VM yang terhubung padanya tetap berfungsi mulus ketika berpindah — jaringannya tidak "menghilang" saat ia bermigrasi ke host lain.
Mengapa menggunakannya
- Migrasi langsung tanpa gangguan — VM dapat pindah ke host lain dan tetap pada jaringan yang sama.
- Ketersediaan Tinggi — Saat HA memulai ulang VM di host berbeda, ia otomatis tersambung kembali ke jaringan yang sama.
- Klaster lintas host — Klaster Kubernetes yang node-nya tersebar di beberapa host memerlukan jaringan yang menjangkau semuanya; jaringan terdistribusi menyediakannya persis.
Di balik layar, Cockpit memakai switching perangkat lunak berperforma tinggi (Open vSwitch, dengan bridge standar sebagai cadangan) dan memetakan jaringan ke adaptor fisik yang tepat pada tiap host. Anda tak perlu mengonfigurasi tiap host secara manual — Cockpit mendorong konfigurasinya untuk Anda.
Membuat jaringan terdistribusi
Ketika Anda membuat atau menyunting jaringan terdistribusi, Cockpit mengirim konfigurasi ke semua host anggota dan melaporkan keadaan masing-masing. Pantau statusnya hingga stabil:
| Status | Arti |
|---|---|
| Synced | Host ini telah membuat jaringan dan siap. |
| Active | Jaringan aktif dan berfungsi di semua host. |
| Partial | Berhasil di sebagian host tetapi tidak di lainnya — yang ini perlu perhatian. |
| Error | Jaringan gagal diterapkan di seluruh klaster. |
Bila Anda melihat Partial atau Error, periksa host yang terdampak (misalnya bahwa adaptor fisik yang dipetakan ada dan tersambung), lalu coba lagi.
Menghapus jaringan terdistribusi dengan aman
Cockpit melindungi Anda dari memutus VM yang sedang berjalan. Jika masih ada VM yang memakai jaringan terdistribusi, penghapusan diblokir dengan pesan yang memberi tahu VM mana yang bergantung padanya.
Untuk menghapusnya, pindahkan dulu VM tersebut ke jaringan lain (atau hapus VM-nya), baru hapus jaringan terdistribusi itu.
TIP
Pemeriksaan pengaman inilah alasan pesan "Tidak dapat menghapus: sedang dipakai oleh mesin virtual" adalah fitur, bukan galat — ia mencegah hilangnya konektivitas secara tak sengaja. Lepaskan dulu VM yang tercantum.
Topik terkait
- DRS & Ketersediaan Tinggi — fitur yang mengandalkan jaringan konsisten lintas host.
- Penyedia Kubernetes — memilih jaringan yang tepat untuk node klaster.