Penyimpanan & Datastore
A datastore adalah tempat Cockpit menyimpan disk virtual dan berkas ISO Anda. Keputusan terpenting yang Anda buat tentang sebuah datastore adalah cakupannya (scope) — apakah ia milik satu host atau dibagikan ke semua host — karena pilihan itu menentukan fitur lanjutan mana yang bisa dipakai VM Anda.
Datastore lokal vs bersama
| Datastore lokal | Datastore bersama | |
|---|---|---|
| Dapat dijangkau oleh | Satu host saja | Setiap host dalam klaster |
| Didukung oleh | Disk milik host itu sendiri | NFS, iSCSI, Fibre Channel, atau sistem berkas terklaster (OCFS2) |
| Paling cocok untuk | Beban kerja sederhana, cepat, satu host | Migrasi, High Availability, dan beban kerja terklaster |
| Migrasi langsung | Lebih lambat (disk harus ikut disalin) | Cepat (hanya memori yang pindah; disk tetap di tempat) |
Mengapa penyimpanan bersama penting
Beberapa fitur Cockpit yang paling berguna bekerja paling baik — atau hanya bekerja — ketika disk VM berada pada datastore bersama yang dapat dijangkau setiap host:
- Migrasi langsung yang cepat — Karena semua host sudah melihat disknya, memindahkan VM yang berjalan hanya perlu memindahkan memorinya. Lihat DRS & HA.
- Pemulaian ulang High Availability — Saat sebuah host gagal, host lain dapat langsung menyalakan VM karena sudah bisa menjangkau disknya.
- Penyeimbangan beban otomatis (DRS) — DRS hanya memindahkan VM yang seluruh disknya ada di penyimpanan bersama.
- Klaster lintas host — Klaster Kubernetes dan beban kerja multi-host lain dapat menempatkan node di mana saja.
TIP
Jika Anda berencana memakai migrasi, HA, DRS, atau Kubernetes lintas beberapa host, letakkan VM tersebut pada datastore bersama. Datastore lokal cocok untuk beban kerja mandiri yang tetap di satu host.
Bekerja dengan datastore
Membuat datastore — Gunakan wizard Tambah Datastore (Add Datastore) untuk membangun datastore lokal atau bersama. Wizard ini memandu Anda memilih cakupan (lokal vs bersama) dan tipe (direktori lokal, perangkat disk lokal, NFS, atau OCFS2 terklaster), lalu mengumpulkan rincian sumber dan pemasanan (mount) untuk tipe tersebut. Lihat Membuat & Mengelola Datastore untuk panduan lengkapnya.
Mengelola datastore — Dari tampilan datastore Anda dapat:
- Memantau kapasitas — Melihat ruang total, terpakai, dan tersedia.
- Refresh — Memindai ulang datastore agar tampilan Cockpit sesuai berkas yang benar-benar ada.
- Start / Stop — Menyalakan atau mematikan datastore. Menghentikannya membuat disk di dalamnya tak tersedia bagi VM.
- Delete — Menghapus datastore. Anda bisa memilih untuk menghapus berkas disk di dalamnya; tanpa opsi itu, hanya pendaftarannya yang dihapus dan berkasnya dibiarkan.
Jenis penyimpanan bersama
Cockpit mendukung beberapa cara menyediakan penyimpanan bersama. Administrator Anda menyiapkannya sekali; setelahnya semuanya muncul sebagai datastore biasa tempat Anda dapat menempatkan VM.
Penyimpanan bersama berbasis berkas (NFS)
Penyimpanan bersama yang paling sederhana. Server NFS mengekspor sebuah folder yang dipasang (mount) oleh setiap host. Penyimpanan bersama serbaguna yang paling mudah disiapkan. Klaster Kubernetes juga dapat memakai datastore NFS untuk memberi aplikasi penyimpanan bersama yang bisa berpindah.
Penyimpanan blok lewat jaringan (iSCSI)
Untuk performa lebih tinggi, host dapat terhubung ke penyimpanan blok bersama (SAN) melalui jaringan menggunakan iSCSI. Cockpit dapat mengikat beberapa jalur jaringan ke penyimpanan yang sama untuk multipathing, yang memberi redundansi dan throughput lebih baik — jika satu jalur jaringan gagal, penyimpanan tetap berfungsi melalui jalur lainnya.
Sistem berkas terklaster (OCFS2) dan grup bersama
Ketika beberapa host membaca dan menulis ke perangkat blok yang sama secara bersamaan, mereka harus berkoordinasi agar tidak saling menimpa data. Cockpit menanganinya dengan sistem berkas terklaster (OCFS2) dan sebuah grup bersama (shared group) — klaster O2CB — yang menjaga host tetap selaras.
WARNING
Datastore terklaster hanya aman digunakan selama grup bersamanya aktif dan tersinkron di semua host peserta. Cockpit mengelola koordinasi ini untuk Anda — jangan memasang atau menulis ke datastore terklaster yang grup bersamanya tidak sepenuhnya daring, karena hal itu dapat merusak data untuk semua pihak.
Grup bersama melacak host mana yang menjadi anggota, memeriksa detaknya (heartbeat), serta memungkinkan administrator menambah atau menghapus host, memilih mode heartbeat, menyalakan atau mematikan layanan koordinasi, dan menempatkan host ke dalam mode pemeliharaan (maintenance) agar pekerjaan jaringan yang direncanakan tidak memicu pemagaran (fencing). Sebagai pengguna akhir yang menempatkan VM, Anda cukup melihat hasilnya: sebuah datastore bersama yang dapat dipakai semua host dengan aman.
Administrator mengonfigurasi dan mengoperasikannya dari tab Shared Group pada datacenter — dan harus melakukannya sebelum datastore OCFS2 dapat dibuat. Lihat Mengelola Grup Bersama (OCFS2) untuk alur kerja lengkapnya.
Topik terkait
- Membuat & Mengelola Datastore — wizard Tambah Datastore, langkah demi langkah.
- Mengelola Grup Bersama (OCFS2) — menyiapkan dan mengoperasikan klaster O2CB untuk datastore terklaster.
- DRS & Ketersediaan Tinggi — fitur yang bergantung pada penyimpanan bersama.
- Penyedia Kubernetes — memakai datastore bersama untuk node klaster dan penyimpanan NFS untuk aplikasi.
- Jaringan Virtual — jaringan yang membawa lalu lintas penyimpanan dan VM Anda.