Mesin Virtual dan Migrasi
Setelah pusat data memiliki Jaringan Virtual, switch-switch logisnya menjadi jaringan yang dapat dihubungkan ke VM, dan fabric ini mengubah apa yang harus dilakukan saat migrasi — terutama dengan membuat prosesnya jauh lebih sederhana.
Menghubungkan VM ke switch logis
Dalam wizard VM dan pada pengaturan NIC VM, OVN logical switch tersedia sebagai tipe jaringan di samping bridge dan jaringan libvirt. Pilih switch yang diinginkan; Cockpit akan meneruskan pilihan tersebut ke Vapor.
Dua hal yang tidak perlu Anda lakukan:
- Memberi nama port. Vapor membuat port switch logis dan memberinya nama yang dibutuhkan libvirt (sebuah UUID). Cockpit tidak pernah membuat nama sendiri secara sembarangan.
- Memilih alamat. Dengan DHCP aktif pada switch, Vapor menyematkan MAC antarmuka pada port tersebut sehingga DHCP OVN merespons guest. Penyematan ini yang membuat DHCP berfungsi: tanpanya, OVN dan libvirt akan memilih MAC yang berbeda dan guest tidak akan pernah mendapatkan lease.
Jaringan VM kemudian menampilkan switch logis berdasarkan namanya, di mana pun VM tersebut berjalan. Cockpit mendeteksi pemasangan ini dari sinkronisasi host, sehingga muncul di inventaris segera setelah VM dibuat.
Penyedia Kubernetes (Kubernetes provisioner)
Penyedia Kubernetes menawarkan switch logis berdampingan dengan jaringan terdistribusi. Keduanya memenuhi syarat karena alasan yang sama — host setiap node berada di dalamnya — sehingga klaster yang node-nodenya berada di host berbeda, atau klaster berbeda dalam pusat data yang sama, memiliki satu jaringan yang menyatu.
Migrasi di dalam satu deployment
Sebuah switch logis adalah switch yang persis sama pada setiap chassis di dalam deployment. Oleh karena itu, VM pada switch tersebut tidak memerlukan pemetaan jaringan untuk bermigrasi, ke arah mana pun dan dengan cara apa pun: migrasi manual, DRS, restart HA, atau evakuasi host. Wizard migrasi mengenali antarmuka tersebut dan melewati pertanyaan pemetaan — menampilkan jaringan tanpa perlu dipetakan, sama seperti halnya pada jaringan terdistribusi.
Migrasi langsung (live migration) didukung sepenuhnya. Port logis VM cukup di-rebind ke chassis tujuan; tidak ada yang berubah pada alamat jaringannya.
Hal ini lebih kuat daripada jaringan terdistribusi, dan ada baiknya memahami alasannya: jaringan terdistribusi adalah konfigurasi per-host yang kebetulan seragam, dan jaringan bernama identik pada dua host adalah kebetulan yang harus diverifikasi oleh Cockpit. Sebaliknya, switch logis adalah satu objek tunggal; tidak ada yang perlu dicocokkan.
Migrasi antar-deployment
Dua pusat data memiliki dua fabric yang berbeda, dan switch logis di satu pusat data tidak sama dengan switch bernama sama di pusat data lainnya — tidak ada Layer-2 di antara keduanya, dan tunnel mereka tidak bertemu. VM yang melintasi batas tersebut berpindah jaringan, dan wizard migrasi memperlakukannya demikian.
Hanya migrasi dingin (Cold only)
Migrasi langsung antar-deployment ditolak, baik oleh Cockpit maupun oleh Vapor. Alamat MAC dan IP guest akan muncul kembali pada domain siaran (broadcast domain) yang berbeda dengan semua cache upstream dalam kondisi usang (stale), sehingga migrasi langsung yang "berhasil" justru menghasilkan VM aktif dengan NIC yang mati. Matikan VM terlebih dahulu; wizard akan memberikan peringatan dan menonaktifkan opsi live migration.
Memetakan antarmuka
Untuk setiap antarmuka pada switch logis, wizard menanyakan target penempatannya, dengan tiga jenis target:
| Target | Yang terjadi |
|---|---|
| Switch logis di deployment tujuan | Port baru dibuat di switch tersebut, MAC VM disematkan padanya, dan antarmuka dialihkan ke port itu. Jika switch dengan nama yang sama ada di tujuan, wizard akan mengusulkannya — kasus fabric cermin (mirrored fabric), di mana dua pusat data memiliki perencanaan jaringan yang sama. |
| Bridge pada host tujuan | Antarmuka berhenti menjadi antarmuka OVN: antarmuka dipasang ke bridge seperti NIC yang di-bridge pada umumnya. |
| Jaringan libvirt pada host tujuan | Demikian pula, antarmuka disambungkan ke jaringan libvirt tersebut. |
Proses sebaliknya — antarmuka bertipe bridge atau libvirt yang dipetakan ke switch logis — bekerja dengan cara yang sama.
Yang terjadi pada alamat IP
MAC selalu dipertahankan. Alamat IP bersifat kondisional, dan wizard menyatakan keputusannya untuk setiap antarmuka sebelum Anda bermigrasi alih-alih membiarkan sistem guest mengetahuinya sendiri belakangan:
- Preserved (Dipertahankan) — target adalah switch logis yang subnet-nya mencakup alamat VM saat ini. Alamat disematkan pada port baru, sehingga lease guest tetap cocok.
- Will change (Akan berubah) — switch target memiliki subnet yang berbeda. Guest akan mendapatkan alamat baru dari DHCP subnet tersebut, atau perlu dialamatkan ulang secara manual jika statis.
- Not applicable (Tidak berlaku) — target adalah bridge atau jaringan libvirt. OVN tidak lagi menangani DHCP; apa pun yang melayani jaringan tersebut yang akan menanganinya.
Port dibersihkan, tidak bocor
Port pada switch sumber hanya dihapus setelah VM berhasil didefinisikan di tujuan, dan hanya untuk antarmuka yang benar-benar berpindah ke jaringan berbeda. Jika pendefinisian di tujuan gagal, port baru dihapus dan sumber dibiarkan persis seperti semula — VM tetap berjalan normal di tempat asalnya.
Evakuasi dan HA
Evakuasi host dan restart HA menggunakan aturan yang sama: di dalam satu deployment, switch logis tidak memerlukan pemetaan dan VM dimulai ulang pada jaringannya. Keduanya tidak pernah memindahkan VM antar-deployment; proses tersebut selalu memerlukan migrasi eksplisit.
Topik terkait
- Migrasi VM — panduan lengkap wizard migrasi.
- DRS & Ketersediaan Tinggi — fitur yang mengandalkan jaringan yang sama lintas host.
- Vapor: VPC & Mesin Virtual — membuat switch dan VPC tempat VM terhubung.