Ikhtisar Jaringan
Vapor menyediakan alat yang komprehensif untuk mengonfigurasi dan mengelola jaringan host dan mesin virtual. Model jaringannya memanfaatkan teknologi jaringan Linux standar serta abstraksi software-defined untuk menghadirkan isolasi, kontrol lalu lintas data, dan throughput yang tinggi.
Abstraksi dan Arsitektur Jaringan
Vapor menyusun konektivitas jaringan menggunakan empat abstraksi utama pada Layer-2 dan Layer-3:
1. Linux Bridges (Sakelar Virtual)
Linux Bridge adalah sakelar jaringan Layer-2 berbasis perangkat lunak (software-defined switch) yang berjalan di dalam kernel host. Bridge berfungsi sebagai agregator, meneruskan ethernet frame antara antarmuka jaringan mesin virtual yang terpasang (perangkat tap) dan antarmuka jaringan fisik host (uplink NIC).
- Menghubungkan VM ke Bridge akan menempatkan mesin virtual secara langsung pada subnet fisik yang sama dengan host, sehingga VM dapat memperoleh alamat IP dari server DHCP jaringan fisik.
2. Network Bonds (Agregasi Link)
Network Bond menggabungkan beberapa antarmuka jaringan fisik (NIC) ke dalam satu saluran logis untuk mencapai redundansi link dan meningkatkan throughput.
- Perlindungan Failover: Dalam mode active-backup, jika satu koneksi fisik terputus, lalu lintas data akan otomatis beralih ke antarmuka sekunder tanpa gangguan sesi.
- Pemuatan Seimbang (Load Balancing): Mode seperti LACP (802.3ad) menyeimbangkan lalu lintas data di beberapa antarmuka, menyelaraskan bandwidth link (misalnya menggabungkan dua antarmuka 10Gbps untuk membentuk satu saluran logis 20Gbps).
3. VLAN (Virtual Local Area Network)
VLAN (IEEE 802.1Q) membagi satu jaringan fisik atau bridge menjadi beberapa jaringan logis yang terisolasi pada Layer-2.
- Pemberian Tag VLAN (VLAN Tagging): Paket data yang berasal dari VM atau antarmuka ditandai dengan ID VLAN numerik (berkisar antara 1 hingga 4094). Switch atau bridge hanya akan meneruskan lalu lintas data ini ke antarmuka lain yang dikonfigurasi dengan tag VLAN yang cocok. Hal ini memastikan isolasi lalu lintas data tanpa memerlukan sakelar fisik tambahan.
4. Open vSwitch (OVS)
Open vSwitch adalah switch virtual multilayer kelas enterprise yang dirancang untuk memfasilitasi konfigurasi jaringan berbasis perangkat lunak (Software-Defined Networking/SDN) yang otomatis.
- Dibandingkan dengan Linux bridge tradisional, OVS mendukung aturan aliran data terprogram (flow rules) yang kompleks, double tagging QinQ, Spanning Tree Protocol (STP), dan overlay tunneling (VXLAN, GRE).
- Vapor mendukung pembuatan OVS bridge, pemasangan port internal/patch/bond, konfigurasi mode fail-secure/standalone, dan penyajian visualisasi topologi jaringan virtual secara langsung.