Cluster Overview
Kudashai mendukung Multi-Cluster Management. Artinya, Anda dapat memantau dan mengontrol resource K8s dari berbagai macam cluster (Development, Staging, Production) dalam satu antarmuka terpusat tanpa perlu berpindah konteks (context switching) manual di CLI.

Menambahkan Cluster
Ada beberapa metode untuk menambahkan cluster baru ke Kudashai:
- Auto-Discovery: Mengimpor otomatis konfigurasi kubeconfig dari direktori
~/.kube/config. - Kubeconfig Upload: Unggah file konfigurasi Kubeconfig spesifik.
- Bearer Token: Masukkan API URL dan Token secara manual.
- Certificate: Menggunakan autentikasi berbasis sertifikat (TLS certs).
- SSH Tunneling: Membuka koneksi aman ke cluster yang berada di dalam jaringan tertutup (private subnet).
Semua rahasia dan credentials cluster akan dienkripsi secara aman. Di mode Standalone, Kudashai men-generate kunci enkripsi lokal yang aman.
Real-Time Monitoring & Notifikasi
Di dashboard masing-masing cluster, Anda akan melihat:
- Ringkasan kesehatan Node dan Pod.
- Penggunaan Resource (CPU / Memory).
- Event logs terbaru secara real-time tanpa perlu refresh browser.
Integrasi Peringatan Dini (Alerting)
Kudashai menyediakan fitur Integrasi Notifikasi Built-in yang terhubung langsung ke Telegram (dan segera menyusul Slack). Jika terjadi anomali pada cluster—seperti Pod yang mengalami kegagalan memori (OOMKilled) atau kendala jaringan—sistem akan mengirimkan pesan notifikasi langsung ke grup Telegram operasional Anda, lengkap dengan rincian diagnostik awal.