Multi-Cluster
Skalabilitas Operasional
Dalam lingkungan infrastruktur modern, DevOps sering kali menangani lingkungan Terdistribusi. Kudashai memecahkan masalah pergantian konfigurasi ("kubeconfig context switching") dengan UI yang menyatukan segalanya.
Semua cluster, mulai dari On-Premises, AWS EKS, GCP GKE, hingga Azure AKS dapat didaftarkan pada Kudashai secara terpusat. Anda juga dapat memberi label (Cluster Labels) untuk membedakan antara lingkungan production, staging, atau dev.
Pilihan Mode Manajemen
Kudashai menyediakan opsi manajemen cluster yang dapat disesuaikan dengan skala infrastruktur Anda.
Standalone (Single User)
Cocok untuk manajemen lokal atau personal. Data disimpan secara lokal di perangkat Anda.
Secara default, Standalone berjalan pada mode Open (tanpa login). Jika Anda ingin menggunakan mode Secured (dengan layar login), Anda hanya perlu menyetel kredensial akun admin pada sesi terminal atau sistem operasi Anda sebelum menjalankan aplikasi.
Contoh di terminal Linux/MacOS:
export KUDASHAI_BOOTSTRAP_ADMIN_USERNAME="admin_nama_anda"
export KUDASHAI_BOOTSTRAP_ADMIN_PASSWORD="password_rahasia_anda"
# Kemudian jalankan Kudashai
./kudashaiSetelah perintah tersebut, Kudashai akan mendeteksi kredensial tersebut dan secara otomatis mengaktifkan fitur login pada Dashboard.
Platform (Multi-Tenant & Multi-User)
Cocok untuk skala tim (DevOps Team). Mode ini membuka kapabilitas kelas Enterprise, di antaranya:
Role-Based Access Control (RBAC): Menetapkan hak akses dengan hierarki yang ketat (strict hierarchy) dalam 4 tingkatan peran (role):
- Superadmin: Kontrol penuh atas seluruh platform.
- Admin: Mengelola operasional cluster dan manajemen pengguna internal (hanya pengguna dengan peran Member dan Viewer).
- Member: Pengguna aktif yang bisa mengelola sumber daya Kubernetes.
- Viewer: Pengguna read-only yang hanya bisa melihat (monitoring).
Tabel Matriks Hak Akses (Permissions Matrix):
Kapabilitas / Fitur Superadmin Admin Member Viewer Manajemen Cluster (Tambah/Hapus Kubeconfig) ✅ ✅ ❌ ❌ Manajemen Pengguna (Buat/Edit/Hapus) ✅ ✅ ❌ ❌ Mutasi K8s (Apply, Scale, Restart, Delete) ✅ ✅ ✅ ❌ Konfigurasi AI (Tambah Provider/Kunci API) ✅ ✅ ✅ ❌ Fitur Port Forwarding (Hanya versi Desktop) ✅ ✅ ✅ ❌ AI Chat & Diagnostics ✅ ✅ ✅ ✅ Melihat Audit Trail ✅ ✅ ❌ ❌ Audit Trail (Sistem Log Audit): Dirancang untuk memenuhi standar kepatuhan (compliance) dan forensik kelas Enterprise. Setiap aktivitas pengguna direkam secara presisi, mencakup matriks data berikut:
Matriks Data Audit Trail:
Komponen Data Deskripsi yang Direkam Aktor (User) Identitas pengguna yang melakukan aktivitas (contoh: johndoe@email.com). Kategori & Aksi Jenis operasi yang dieksekusi, dibagi menjadi kategori: Auth, Cluster, K8s Mutating, User Management, AI Config, Port Forward. Target Resource Objek spesifik yang diubah, seperti nama Pod, jenis Deployment, atau akun pengguna lain. Lokasi Cluster Cluster spesifik tempat mutasi sumber daya Kubernetes tersebut dilakukan. Data Jaringan IP Address asal dan tipe User-Agent dari browser pengguna. Konteks Tambahan Metadata JSON yang menyimpan payload perubahan (berguna untuk melihat data spesifik yang diubah). Waktu & Status Timestamp (zona waktu) yang tepat beserta status eksekusi: Success atau Failure. Catatan: Lamanya penyimpanan data (retention) audit log dapat disesuaikan (default 90 hari) melalui menu System Settings.
Cara Mengaktifkan Mode Platform: Jika Anda telah memiliki lisensi atau tergabung dalam ekosistem AwanIO, Anda tidak perlu repot melakukan instalasi database secara mandiri. Anda dapat menggunakan alat bawaan kami, yaitu Kudashai Studio.
Melalui antarmuka Kudashai Studio, Anda cukup memasukkan App Key (kunci lisensi) Anda. Sistem akan melakukan handshake otomatis untuk mengaktifkan mode Platform dan menghubungkan Dashboard Anda ke database terpusat yang aman secara dinamis.