Skip to content

User Guide

Dokumen ini berisi panduan cara migrasi menggunakan aplikasi Condensa dari Awanio.

Migration Method

Terdapat 2 metode migrasi pada Condensa:

  • Hot Migration: Migrasi VM yang sedang berjalan dengan downtime minimal (khusus VMware).
  • Cold Migration: Migrasi VM dengan upload file yang sudah di-ekspor dari sumbernya (OVA, VHD, VHDX) atau dengan kondisi VM mati pada VMware.

Hot Migration

Untuk metode hot migration, ada beberapa langkah yang harus dilakukan:

Mengaktifkan Changed Block Tracking (CBT)

Penting: CBT harus diaktifkan SEBELUM membuat snapshot untuk migrasi.

  1. Login ke environemnt VMware Anda, contoh di bawah ini ke ESXi.

  2. Matikan VM (jika sedang berjalan):
    Klik kanan VM → Power → Shut Down Guest OS

  3. Aktifkan CBT:

    1. Klik Edit

    1. Klik tab “VM Options”

    2. Expand “Advanced”

    3. Klik “Edit Configuration”

    4. Tambahkan parameter berikut: ctkEnabled = true lalu klik OK untuk menyimpan

    5. Nyalakan VM

Buat snapshot (WAJIB setelah mengaktifkan CBT)

  1. Klik kanan VM → Snapshots → Take Snapshot

  2. Isi Nama dan Deskripsi lalu klik Take snapshot

    ⚠️ Penting: Snapshot HARUS dibuat SETELAH mengaktifkan CBT. Snapshot yang dibuat sebelum CBT diaktifkan akan menyebabkan kegagalan migrasi.

VM Migration with Condensa

Login Condensa

Buka halaman Condensa yang telah dikonfigurasi. Tampilan dari halaman login Condensa adalah sebagai berikut:

Masukkan username dan password user administrator Awanio, lalu klik SIGN IN.

Setelah itu akan tampil halaman Migration.

Provider

Klik tab Provider, lalu klik button Add Provider.

Akan muncul form, silakan isi data Provider dan klik button Create Provider pada bagian bawah form untuk menyimpan.

Data provider akan tampil.

Migration

Create Migration

Klik tab Migrations, lalu klik button Create Migration.

  1. Isi info seperti nama migrasi, deskripsi, target organisasi dan projectnya pada Awanio, lalu klik Next.

  2. Pilih Provider (dan Datacenter untuk pilihan provider VMware), kemudian klik Next.

  3. Pilih VM yang akan dimigrasikan, lalu klik Next

  4. Review pembuatan proses migrasi. Jika sudah OK, klik Create Migration.

  5. Data migrasi akan tampil pada list dengan status Preparing.

    1. Start Migration

  6. Klik button menu aksi (titik tiga di bagian kanan data), lalu pilih Start Migration.

  7. Proses migrasi akan dimulai, status berubah menjadi Running, dan progress akan bertambah hingga 100%.

  8. Setelah sukses, status berubah menjadi Success.

  9. Detail migrasi dapat dilihat dengan klik pada nama migrasi.

  10. Cek VM pada Dashboard Awanio dan pastikan sudah berjalan dengan baik.