Pendahuluan
Condensa adalah alat Awanio untuk memigrasikan virtual machine dari VMware vSphere/ESXi ke platform Awanio. Didistribusikan sebagai satu binary mandiri dan dikendalikan lewat antarmuka web.
Apa yang dilakukannya
- Cold migration — untuk pemindahan terjadwal: satu kali salin penuh tiap disk, lalu VM dibuat di target. Sederhana dan deterministik.
- Warm migration — downtime mendekati nol: disk disalin selagi VM tetap berjalan, lalu hanya blok yang berubah yang disinkronkan (memakai Changed Block Tracking milik VMware) hingga sisa selisihnya cukup kecil untuk cutover singkat. Downtime = delta terakhir yang kecil + satu kali boot.
Konsep utama
- Provider — sumber atau target yang terdaftar. Sumber: VMware vSphere/ESXi atau upload file OVA/VHD. Target: Awanio Cockpit, Awanio Vapor standalone, atau Awanio CEP (KubeVirt). Provider didaftarkan sekali; kredensialnya disimpan terenkripsi.
- VDDK — library akses disk milik VMware. Dipasang sekali per host target, memungkinkan target menarik disk langsung dari ESXi dan menjadi kunci warm migration. Lihat Integrasi untuk detail.
- Role —
adminberkendali penuh;memberadalah operator yang bisa melihat provider dan menjalankan migrasi. Setiap aksi penting tercatat di audit log.
Langkah berikutnya
- Instalasi — deploy server Condensa.
- Integrasi — hubungkan sumber VMware dan target Awanio Cockpit atau Vapor.
- Panduan Pengguna — siapkan VM VMware Anda dan jalankan migrasi.